Lintas-Publik.com, Gorut — Aksi unjuk rasa yang digelar oleh Aliansi Masyarakat Peduli Gorontalo Utara (Gorut) di halaman kantor DPRD pada Senin (14/10) nyaris berujung bentrok.
Puluhan orang massa aksi dipimpin oleh Koordinator Lapangan Andi Buna diterima langsung oleh Ketua DPRD, Dedi Dunggio, bersama Wakil Ketua DPRD, Ridwan Riko Arbie, serta sejumlah anggota Fraksi Partai NasDem dan Fraksi Hanura yang didalamnya ada PKS.
Dari pantauan di lokasi, suasana mulai memanas ketika Ketua Komisi III DPRD, Dheninda Chaerunnisa, mencoba memberikan klarifikasi terkait polemik dugaan “calo” dalam proses perekrutan PPPK paruh waktu.
Namun, penjelasan Dheninda sempat dipotong oleh salah satu orator massa aksi, sehingga memicu ketegangan dengan massa pendukung Dheninda yang turut hadir menyaksikan jalannya aksi.
Melihat situasi yang mulai tidak terkendali, aparat kepolisian Polres Gorut bersama Satuan Polisi Pamong Praja segera turun tangan melakukan mediasi untuk menenangkan kedua kubu.
Upaya tersebut membuahkan hasil setelah beberapa menit ketegangan berlangsung, dan emosi massa berhasil diredam.
Aksi kemudian dapat dilanjutkan secara tertib hingga selesai, sementara aparat kepolisian tetap memperketat pengamanan di sekitar gedung dewan guna mengantisipasi potensi gangguan.
Hingga aksi berakhir, situasi terpantau kembali kondusif.













