Babinsa Koramil 01/Kwandang Hadiri Sosialisasi Penetapan HET LPG 3 Kg Gorut Tahun 2025

Babinsa Koramil 01/Kwandang, Sertu La Ode Abdul Kadir bersama unsur Forkopimda menghadiri Sosialisasi Penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG 3 Kg Gorut Tahun 2025 di Graha An-Bril, Desa Moluo, Kecamatan Kwandang, Rabu (31/12).

Lintas-Publik.com, (GORUT) — Babinsa Koramil 01/Kwandang, Sertu La Ode Abdul Kadir, mewakili Danramil 01/Kwandang menghadiri kegiatan Sosialisasi Penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 Kg Gorontalo Utara (Gorut) Tahun 2025.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu (31/12) bertempat di Graha An-Bril, Desa Moluo, Kecamatan Kwandang.

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu, Asisten II Setda Gorut Ayis Yusuf, Kepala Bagian Perekonomian Abdul Wahid Baruadi, para camat se-Kabupaten Gorontalo Utara, serta para agen dan pangkalan LPG 3 Kg se-Gorut.

Dalam sosialisasi tersebut, sejumlah hal menjadi bahan evaluasi bersama, di antaranya penyaluran LPG 3 Kg yang harus tepat sasaran kepada masyarakat miskin dan tidak mampu.

Pemerintah daerah (Pemda) menegaskan bahwa tidak ada perubahan harga LPG 3 Kg di luar ketentuan yang telah ditetapkan sesuai HET.

Selain itu, ditemukan adanya keluhan di beberapa titik pangkalan terkait ketidakseimbangan antara jumlah tabung LPG dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Permasalahan lain juga muncul di wilayah perbatasan, di mana tabung LPG berlabel Gorut diduga masuk ke provinsi lain yang memiliki harga jual lebih tinggi.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Pemda menekankan pentingnya peningkatan pengawasan dan akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pangkalan-pangkalan LPG.

Pangkalan yang terindikasi bermasalah akan ditinjau ulang dan dievaluasi untuk diaktifkan kembali sesuai ketentuan yang berlaku, demi memastikan distribusi LPG 3 Kg berjalan tertib, adil, dan tepat sasaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *