Pembangunan Jembatan Desa Bubode Dua Tahun Tak Rampung, Warga Minta Segera Diselesaikan

Potret kondisi terkini jembatan Desa Bubode yang belum juga rampung dan semakin rusak. (dok.istimewa)

Lintas-Publik.com, (Gorut) – Pembangunan infrastruktur merupakan salah satu kebutuhan vital masyarakat dalam menunjang aktivitas sehari-hari. Namun kondisi berbeda justru terjadi pada pembangunan jembatan di Desa Bubode, Kecamatan Tomilito, Gorontalo Utara (Gorut), yang hingga kini belum juga rampung meski telah dianggarkan selama dua tahun berturut-turut.

Salah satu warga Desa Bubode, Rahim Abdullah, menuturkan bahwa pembangunan jembatan tersebut telah dianggarkan sejak Tahun Anggaran 2024 dan kemudian dilanjutkan pada Tahun Anggaran 2025.

“Pada awal dianggarkan di tahun 2024, pekerjaan dimulai dengan pemasangan gelagar dan abutment yang sudah selesai. Namun sangat disayangkan, gelagar yang digunakan hanya terbuat dari batang kelapa,” ungkap Rahim, Minggu (22/2).

Ia menjelaskan, pekerjaan kemudian dilanjutkan pada Tahun Anggaran 2025 dengan rencana pembangunan lantai jembatan serta pemasangan gelagar beton. Sesuai ketentuan, batas pekerjaan seharusnya hingga Desember 2025, dan apabila masih tersedia anggaran, dapat diperpanjang hingga Maret 2026.

Namun hingga saat ini, Rahim mengaku belum melihat adanya tanda-tanda kelanjutan pekerjaan di lokasi. Kondisi jembatan pun disebut semakin memprihatinkan. Gelagar yang sebelumnya terbuat dari batang kelapa kini telah lapuk dan memperparah keadaan.

“Yang terlihat di lokasi hanya material seperti pasir, kerikil, dan papan mal. Tidak ada aktivitas pekerjaan,” tambahnya.

Ia berharap pemerintah desa segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan pembangunan jembatan tersebut. Pasalnya, jembatan itu merupakan akses penting bagi para petani dalam mendistribusikan hasil pertanian mereka.

“Saya tidak ingin kepala desa masuk penjara. Kami hanya meminta jembatan itu segera diselesaikan karena ini akses utama petani,” tegas Rahim.

Masyarakat pun berharap adanya perhatian dan pengawasan dari pihak terkait agar pembangunan yang telah dianggarkan dapat dituntaskan demi kepentingan bersama.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya mengonfirmasi pihak Pemerintah Desa Bubode serta Pemerintah Kecamatan Tomilito untuk mendapatkan klarifikasi terkait kelanjutan pembangunan jembatan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *