Lintas-Publik.id, Gorut – Anggota DPRD Gorontalo Utara, Lukum Diko, kembali menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya warga kepulauan di Desa Dudepo.
Setelah mendorong penyelesaian persoalan kelistrikan, kini ia memfokuskan perhatian pada kondisi tambatan perahu yang dinilai sudah tidak layak digunakan.
Menurut Lukum, keberadaan tambatan perahu memiliki peran vital sebagai akses transportasi utama masyarakat kepulauan.
Namun, kondisi fasilitas tersebut saat ini memerlukan perhatian serius agar tidak membahayakan aktivitas warga, terutama para tenaga pendidik dan para nelayan serta penggunaan transportasi laut.
“Setelah persoalan listrik selesai, masih ada satu lagi yang menjadi catatan tugas dan tanggung jawab saya, yakni memperjuangkan perbaikan tambatan perahu Desa Dudepo yang sudah tidak layak,” ujar Lukum, Rabu (22/7).
Ia mengakui perjuangan untuk merealisasikan pembangunan tersebut tidaklah mudah. Beberapa upaya yang dilakukan sebelumnya belum membuahkan hasil. Meski demikian, hal itu tidak menyurutkan semangatnya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat.
“Saya mungkin sudah beberapa kali gagal, tetapi saya tidak akan berhenti berjuang dan terus bersuara hingga tambatan perahu ini benar-benar layak digunakan oleh masyarakat Kepulauan Dudepo,” tegasnya.
Lukum berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian terhadap kebutuhan infrastruktur di wilayah kepulauan.
Menurutnya, perbaikan tambatan perahu tidak hanya akan meningkatkan keselamatan masyarakat, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi, khususnya sektor perikanan dan transportasi laut yang menjadi urat nadi kehidupan warga Desa Dudepo.
“Saya akan terus mengawal aspirasi tersebut melalui fungsi pengawasan dan penganggaran di DPRD Gorut hingga pembangunan tambatan perahu dapat direalisasikan,” ia menandaskan. (Rol)













