Apel Kerja Bupati dan Bakti TNI–HSNI–Pemerintah Tandai Semangat Kolaborasi untuk Kelestarian Laut di Gorut

Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, bersama jajaran TNI, Polri, dan pemerintah daerah melaksanakan karya bakti pembersihan pesisir pantai Desa Bolontio Barat, Kecamatan Sumalata, dalam rangka HUT TNI ke-80 dan Gerakan Masyarakat Cinta Kelestarian Laut. (dok.ist)

Lintas-Publik.com, Gorut — Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) menggelar Apel Kerja Bupati yang dipimpin langsung oleh Bupati Thariq Modanggu, dirangkaikan dengan kegiatan Bakti TNI–HSNI–Pemerintah dan Masyarakat dalam rangka memperingati HUT TNI ke-80, bertempat di Kecamatan Sumalata, Kabupaten Gorontalo Utara, Rabu (15/10).

Kegiatan tersebut diawali dengan laporan panitia pelaksana oleh Ketua HSNI Kecamatan Sumalata, Iskandar Isiari, dilanjutkan dengan pencanangan Masyarakat Cinta Laut tingkat Kabupaten Gorut, pengukuhan relawan Masyarakat Cinta Laut, serta penyerahan simbolis 50 sertifikat kecakapan nelayan oleh Bupati Gorontalo Utara.

Apel kerja ini diikuti oleh unsur Koramil 1314-01/Sumalata, Lanal Kwandang, Dinas-dinas terkait, kepala desa dan perangkat desa se-Kecamatan Sumalata, BPD, pembina dan penggalang dari SMPN 1 Sumalata dan SMAN 2 Gorut, PT. Hutakalo Minatani Prima, serta masyarakat Desa Bolontio Barat.

Dalam sambutannya, Bupati Thariq Modanggu menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun daerah, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan laut. Ia menyebut bahwa efisiensi anggaran dari pusat tidak boleh menjadi hambatan bagi pembangunan daerah, terutama dalam upaya pelestarian lingkungan.

“Sudah saatnya kita berbenah dan melakukan inovasi. Keterbatasan anggaran kita jawab dengan integrasi kegiatan seperti yang kita laksanakan hari ini,” ujar Thariq.

Bupati juga mengingatkan seluruh aparat kecamatan dan desa bahwa pemerintah daerah saat ini tengah menyusun RPJMD sebagai pedoman pembangunan lima tahun ke depan, sekaligus merancang strategi untuk kemajuan dan kelestarian laut yang akan dievaluasi pada 7 November 2025 mendatang.

Selain itu, Thariq menyoroti pentingnya gerakan pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak melalui program Gerakan Keluarga Surga Kasih Sayang, sebagai langkah mencegah kekerasan dalam rumah tangga.

Dalam bidang ketahanan pangan, ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung program nasional dengan langkah nyata di lapangan. Salah satunya melalui program Gerakan Memelihara 2 ekor kambing dan 10 ekor ayam (G210) yang dijadwalkan akan diluncurkan pada 28 Oktober 2025 di Sumalata.

Usai apel kerja, kegiatan dilanjutkan dengan karya bakti pembersihan pesisir pantai Desa Bolontio Barat serta sosialisasi Gerakan Masyarakat Cinta Kelestarian Laut yang menekankan pentingnya menjaga kebersihan, kesadaran ekologis, dan partisipasi aktif masyarakat dalam melestarikan lingkungan pesisir.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Asisten I Abd Wahab Paudi, Asisten III Marzuki Tome, Kadis Perikanan Faisal Piu, Kadis Kominfo Sefri Bobihoe, Kadis Pemdes Tamrin Monoarfa, Pasi Intel Kodim 1314 Kapten Inf Hidayat Nur Cahyo, Camat Sumalata Asram T. Lasoma, Ketua HSNI Iskandar Isiari, Dansatma Satgas Lanal Kwandang Lettu Laut (T) Ervin Tim Tim, Pasi Ops Dim Gorut Lettu Inf Satran, Plt Kapolsek Sumalata Ipda Suban M, serta perwakilan tokoh masyarakat dan KUA setempat.

Kegiatan tersebut menjadi simbol sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam mewujudkan daerah yang maju, lestari, dan berdaya saing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *