Lintas-Publik.com, Gorut — Pelaksanaan reses anggota DPRD Gorontalo Utara (Gorut), Hendra Nurdin, di Desa Botuwombato pada Rabu (4/12) dibanjiri berbagai aspirasi dari masyarakat. Warga menyampaikan sejumlah kebutuhan penting dari sektor infrastruktur, pariwisata, pertanian hingga penataan ruang desa.
Pada sektor infrastruktur, masyarakat meminta peningkatan dan perbaikan jalan desa yang dinilai menjadi kebutuhan mendesak karena sangat berpengaruh terhadap akses dan distribusi hasil pertanian.
Sementara di sektor pariwisata, warga mendorong pengembangan destinasi air terjun dan kawasan pohon pinus yang dianggap memiliki potensi besar untuk menjadi daya tarik wisata baru di Botuwombato.
Aspirasi lain juga disampaikan dari sektor pertanian, yakni kebutuhan benih jagung, serta permintaan penegasan batas desa untuk mendukung penguatan tata ruang.
Menanggapi hal tersebut, Hendra Nurdin menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan seluruh aspirasi warga Botuwombato.
“Alhamdulillah, reses saya kali ini turut dihadiri Wakil Ketua II DPRD Gorut, Ka Ridwan Riko Arbie. Karena sehebat-hebatnya kami anggota DPRD, tetap yang paling didengar oleh OPD adalah pimpinan DPRD,” ungkapnya.
Ia menekankan bahwa reses bukan sekadar melihat siapa yang memilih atau tidak, melainkan wujud nyata pengabdian kepada masyarakat Gorontalo Utara. Menurutnya, tugas anggota DPRD adalah menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah sebagai pelaksana program.
“Pihak eksekutif adalah eksekutor dari semua program dan aspirasi warga,” tambah Hendra.
Dalam kegiatan reses tersebut, Hendra juga didaulat mengukuhkan panitia pelaksana Turnamen Sepak Takraw Botuwombato Cup sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan kegiatan kepemudaan dan olahraga di desa.
“Sebagai bentuk kepedulian saya terhadap olahraga di Desa Botuwombato, saya akan memperbaiki lapangan takraw agar pertandingan nanti bisa berlangsung lebih baik,” tegasnya.













