Lintas-Publik.com, Gorut — Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Ichsan Gorontalo Utara (UIGU), Sahril Koly, memberikan apresiasi atas suksesnya kegiatan Pengenalan Mahasiswa Hukum (PMH) yang diselenggarakan oleh BEM Fakultas Hukum di Desa Bulango Raya, Kecamatan Tomilito, Minggu (14/9).
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berhasil dalam penyampaian materi, tetapi juga mendorong implementasi pengetahuan serta memberi dampak konstruktif bagi pengembangan fakultas maupun universitas.
“Pengenalan mahasiswa hukum bukan sekadar menerima materi, tetapi bagaimana implementasi dan dampak setelah mengikuti kegiatan tersebut mampu membangun Fakultas Hukum dan Universitas,” ujar Sahril.
Ia menekankan, ruang-ruang akademik harus terus dimasifkan di era modern ini. Penggodokan mahasiswa tidak lagi semata-mata bersifat fisik, tetapi harus diarahkan pada penguatan intelektualitas dan kualitas.
Kegiatan PMH sendiri mendapat sambutan positif dari peserta dan civitas akademika. Peserta melaporkan pemahaman lebih baik terkait kurikulum, mekanisme akademik, serta peluang riset dan organisasi. Sesi lokakarya juga meningkatkan keterampilan debat, penulisan hukum, dan etika profesi.
Selain itu, kegiatan yang berlangsung di Desa Bulango Raya membuka ruang kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat setempat, memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan.
Sebagai tindak lanjut, Presiden BEM merekomendasikan penguatan forum akademik melalui seminar rutin, jurnal mahasiswa, serta klinik hukum, termasuk program lanjutan yang dapat mengukur implementasi nyata dari pengetahuan yang diperoleh mahasiswa.













